Cara Mudah Memulai Hidup Zerowaste

Mei 26, 2018



Aku mulai tertarik dengan gaya hidup ini sekitar bulan Februari 2018. Berawal dari keseringan nonton youtube tentang minimalist yang berujung ke zero waste. Aku coba terapkan hal baik dari dua-duanya. Dari sekian banyak asupan yang diterima, dipilah pilih kira-kira apa yang bisa dilakukan untuk memulainya, dan lagi aku tidak tinggal sendiri alias masih di rumah orang tua. Ini dia beberapa tips mudah yang kuterapkan.

1.Mulai dari diri sendiri
Rata-rata zero waster pendahulu yang aku lihat sudah hidup mandiri. Jadi mereka melakukan upaya zero waste ini hampir di semua hidupnya *bahasanye, dari perawatan pribadi, sampai manajemen di rumah dan dapur. Jatohnya lebih mudah karena bisa mengontrol semuanya. Sementara, kita yang masih tinggal dengan orang tua tentu harus menyesuaikan diri. Kurang bijaksana kayaknya kalau kita memaksakan prinsip kita pada orang lain. Jadi mulailah dari diri kita sendiri, dari hal yang paling dekat dengan diri pribadi.

2.Bawa Tumblr Sendiri
Bawa tumblr sendiri otomatis kita menolak beli air mineral botol. Selain mengurangi penggunaan plastik, cara ini sebenarnya bikin kita lebih hemat. Bayangin aja kalau setiap kita keluar rumah beli air botolan, anggap aja 5 kali seminggu kali Rp.3000, dalam sebulan kita udah ngeluarin Rp. 600.000 cuma untuk air mineral #duh. Kita bisa sesuaikan botol yang kita pakai sesuai kebutuhan dan lamanya beraktivitas di luar rumah, kalau hanya sebentar mungkin yang 400 ml cukup, tapi kalau kita seharian di luar, lebih efektif bawa yang 1-2 L.

3.Bawa bekal
Jangan gengsi bawa bekal ke sekolah, ke kampus atau ke kantor. Tradisi bawa bekal ini sudah kita terapkan sejak di taman kanak-kanak. Namun, seiring berjalannya waktu, kebiasaan ini makin ditinggalkan. Rasanya gimana gitu kalau gak jajan di sekolah atau di kampus. Di kantor juga sama, rada gimana gitu kalau gak makan di luar bareng teman. Nah, kalau bisa kita ajak temen-temen buat ikut bawa bekal, kan jadi bisa sharing makan siang bareng. Eits.. jangan lupa, harus habis kinclong tak bersisa ya makanannya.

4.Bawa alat makan
Alat makan ini include wadah tambahan, sendok dan garpu, sebenarnya conditional. In case kalau tiba-tiba di jalan nemu cilok, cimin, batagor dan kawan-kawannya yang ribet kalau makan di tempat, mending kita bawa pulang tapiiii pakai tempat sendiri. Sebisa mungkin kalaupun kita mau jajan, makan di tempat jadi pilihan yang tepat. Kurangin delivery 🙂

5.Don’t Forget Your Totebag
Kalau bisa kita punya beberapa totebag yang diselipin di beberapa tempat yang kita pakai. Misalnya kita punya dua tas, nah selipin totebag di masing-masing tas atau di tempat lain kayak di kendaraan pribadi. Ini buat antisipasi kalau kita mau belanja yang tiba-tiba alias tanpa rencana, udah tenang karena siap sedia totebag.

6.Say NO ! to disposable
Menolak segala macam penjajahan plastik, kertas, styrofoam *loh. Mulai dari kantong kresek, piring gelas sekali pakai, sendok gelas sekali pakai dan se-do-tan. Biasakan untuk minum tanpa sedotan, toh minuman bisa tetep masuk mulut kan tanpa sedotan hehe Atau kalau butuh banget ya sediakan sedotan bambu atau aluminium yang sekarang udah merajalela di olshop.

7.Bawa Sapu Tangan
Mungkin ini memang terlihat agak ke-jadul-jadulan, tapi bawa sapu tangan mengurangi penggunaan tisu ternyata. Biasanya kita pakai tisu buat lap keringat, lap mulut kalau habis makan. Kenapa gak kita ganti aja sama sapu tangan? Sepeti yang kita tau tisu itu dibuat dari pohon. Aku baca dari postingannya WWF, satu pohon yang numbuhinnya 5-10 tahun hanya bisa dipakai untuk membuat 2 kotak tisu (400 lembar). Hayoloh, kita dalam sebulan habis kali satu kotak tisu. Sapu tangan ini bisa kita buat dari sisa-sisa pakaian yang sudah tidak terpakai, tinggal dibikin persegi, jait sisi-sisinya, gampang kan ?

8.Pilah sampah pribadi
Nah ini penting ! Fokus pada konsumsi pribadi kita aja dulu. Kalau kebutuhan pribadi aku misalnya produk skincare, nah kotak pembungkusnya, atau kemasan lipstick yang udah habis tetap dikumpulkan. Tunggu sampai penuh baru kita buang. Hmmm.. jangan buang ke tempat sampah yaa kalau bisa ke Bank Sampah untuk di daur ulang. Cara yang lebih mudah dikasih ke tukang rongsokan yang lewat depan rumah. Kalau kita buang ke tempat sampah juga, nanti di TPA kecampur lagi, sia-sia deh usaha kita.

9.Komposting (Goaaals!!!)
Kenapa aku bikin ini goals karena aku belum bisa composting sendiri. Kalau bisa kita sampai ke tahap ini dimana kita bisa mengolah sampah organik kita sendiri. Nyatanya, sampah yang paling banyak di TPA itu sebenarnya sampah rumah tang loh, alias sisa makanan. Maka dari itu, seharusnya kita bisa memanage konsumsi di makanan di rumah, jadi sampah yang dibuang pun memang yang harusnya dibuang, bukan dibuang karena busuk dan sisa-sisa yang gak kemakan. Ini adalah awal mula banyak orang yang juga menerapkan meal prep (nanti  kubahas di postingan lain yaa).

Itu tips-tips yang aku terapkan untuk memulai hidup yang lebih berkesadaran. Satu lagi, tetap rileks, karena pasti kita akan menemukan berbagai macam ke-fail-an. Yang perlu kita yakini adalah kita akan terus berusaha mengurangi sampah, mulai dari diri kita sendiri.

Have a Nice Day :)

You Might Also Like

18 komentar

  1. Wahhhhh patut di coba dengan cara ini hehehe

    BalasHapus
  2. Seneng banget malah aku baru tau zerowaste ini :")

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe alhamdulillah :) iya teh daku juga masih belajar :)

      Hapus
  3. Pengen banget bisa berkontribusi buat "zero waste", apa daya masih nampung ASI pake plastik kalo dikantor gegara males nyuci botol...maafkan maafkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. mhehe gpapa teh, bertahap aja :) pelan pelan hihi

      Hapus
  4. Ah, aku baru kemarin kepikiran beli sendok garpu makan sendiri. Yang masih belum itu ngurangin plastik, karena susah :(
    Beneran jadi ngingetin postingannya. Dikit-dikitlah ya mulai menerapkan zero waste :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya teh udah paling efektif bawa alat makan sendiri, walaupun emang nambah bawaan ya lumayan kita jadi ada peran buat ngurangin sampah :)

      Hapus
  5. Setuju... Aku juga udah mulai , bahkan belanja ke warung pun bawa godybag sendiri dari rumah, biar terbiasa, kadang ibu warung suka nanya ko bawa kantong dari rumah neng, di sediain ko kantong keresek disini, ... Di situ aku langsung kampanye zerowaste acara tidak langsung 😂😂

    BalasHapus
  6. aku juga mulai seperti ini, wiiii gaya hidup kita hampir samaaaaa

    BalasHapus
  7. Lets begin with ourself yaa hehe aku setuju... Semoga memberikan inspirasi untuk para teman teman lainnya

    BalasHapus
  8. tulisannya keren. sedang mengurangi banget nih, meski tetep pke2

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya teh, gapapa pelan pelan aja yg penting terus berprogress :)

      Hapus

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images