Selasa, 04 September 2018

Skincare Halal, Natural, Teruji : Review Safi White Expert



Assalamualaikum Cantiik..

Kamu wanita aktif yang punya segudang aktivitas? Bagaimana dengan kulitmu? Tentu ingin bebas kusam tetap cerah dan terawat bukan. Kulit yang cerah terawat adalah dambaan setiap wanita. Untuk mendapatkannya tentu perlu usaha. Setiap orang yang punya tipe kulit wajah berbeda, umur yang berbeda tentu membutuhkan treatment yang berbeda pula. Tak jarang wanita mencoba berbagai macam produk yang ada di pasaran, tak jarang pula membuat kulit mereka tidak bertambah baik. Ini bisa jadi disebabkan oleh bahan-bahan kimia yang terkandung di dalam produk kurang bersahabat bagi kulit dan melalui proses yang kurang higienis. Dan buat para muslimah, apakah produk yang kalian pakai terjamin kehalalannya ? Hmmmm…

Segala keresahan ini akhirnya dapat teratasi. Bersyukur sekali aku berkesempatan hadir di acara Safi Blogger Gathering di Marbella Suites Dago (02/09/2018). Di sana, kami para blogger mendapat banyak ilmu tentang cara merawat kulit yang benar dengan menggunakan produk dari Safi.

Opening Speech dari Mr. Dwakaranath
 
Talkshow bersama Mba Nindita & Saritiw
Acara ini dibuka dengan sambutan dari Mr. Dwakaranath Anyegar selaku Bussiness Development Director of Safi Indonesia. Ada pula penjelasan terkait pemakaian skincare Safi yang baik dan benar dari Mbak Nindita sebagai Senior Brand Executive Safi Indonesia serta sharing dari Beauty Vlogger asal Bandung Sari Endah Pratiwi @saritiw tentang perjalanannya sebagai seorang konten kreator dan impresinya terhadap produk Safi ini.

About Product :
Brand halal no.1 di Malaisya ini melebarkan sayapnya ke pasar Indonesia terhitung sejak Maret 2018. Dengan jargonnya Halal, Natural dan Teruji, Safi siap mendukung perempuan untuk tetap produktif menebar manfaat tanpa perlu mengkhawatirkan kesehatan kulitnya.
Halal
Produk Safi dijamin tidak mengandung bahan yang tidak halal alias alcohol-free dan gelatin-free. Brand ini mengantongi sertifikasi halal dari Malaysia serta dari Majelis Ulama Indonesia. Menurut pemaparan dari Mbak Nindita, bukan hanya bahan yang ada di dalam produk saja yang halal, namun tempat pembuatan produk serta para pegawai sebisa mungkin tidak membawa bahan yang haram (seperti makanan dan minuman haram) ke area kerja.
Natural
Hal yang paling aku sukai adalah produk Safi dibuat dari bahan-bahan yang natural. Bahan ini sangat berpengaruh ke aroma produknya yang jadi lembut dan gak berlebihan, di semua produknya loh :” Produk ini mengandung bahan-bahan berkhasiat seperti Habbatus sauda, ekstrak emas 24 K, protein sutra dan ekstrak buah. Woooh…
Teruji
Lebih kerennya lagi Safi ini punya lembaga pengembangan riset produk sendiri namanya Safi Research Institute. Disana ada 100 orang ilmuan yang terus menggali potensi bahan-bahan alami, kemudian diproses secara modern sehingga menghasilkan produk yang berkualitas. Mereka juga mencari produk-produk yang menyesuaikan dengan kondisi kulit wanita Indonesia, agar efeknya pun lebih terasa. Produk Safi ini memenuhi beberapa standarisasi Internasional seperti Federal Drug Authority (FDA), European Economic Community (EEC)/COLIPA, British Pharmacopeia (BP), Cosmetics, Toiletries & Fragrance Association (CTFA). Ini membuktikan produk ini telah teruji secara Internasional.

Demi memenuhi kebutuhan wanita di setiap jenjang usia, Safi memiliki beberapa kategori rangkaian produk:

Safi Natural Whitening

Kategori ini cocok untuk usia remaja, mulai dari 17 tahun.  Rangkaian produk ini digunakan untuk mendapatkan kulit yang terjaga kelembaban alaminya, kehalusan dan kelembutannya. Tersedia dua varian yaitu Ekstrak Mangosteen dan Ekstrak Grapefruit. Ekstrak mangosteen akan membuat kulit lebih cerah serta terjaga kehalusan dan kelembutannya. Sementara, ekstrak Grapefruit mengandung vitamin C yang tinggi membantu melindungi kulit dari paparan radikal bebas dan membantu mengontrol sebum agar kulit tampak sehat, segar dan cerah. Kategori ini adalah perawatan kulit dasar yang terdiri dari Cleanser dan Brightening Cream. 

Safi Advanced Whitening atau White Expert


Varian kedua cocok banget untuk usiaku sekarang, kisaran 23-30 tahun. Ada dua bahan utama dalam rangkaian produknya yaitu Habbatus sauda dan Oxywhite.
Habbatus sauda dikenal sebagai “seed of blessing” yang sejak ratusan tahun lalu dipercaya sebagai obat uuntuk menyembuhkan segala macam penyakit. Antioksidan yang terkandung di dalamnya membantu melindungi kulit dari paparan radikal bebas agar kulit tampak cerah dan segar.
Teknologi Oxywhite akan bekerja membantu membebaskan oksigen tambahan ke dalam kulit membuat kulit terasa lebih segar, membantu penyerapan nutrisi serta membantu mengurangi efek penggelapan kulit sehingga membuat kulit cerah merata.
Masalah wanita hijab banget gak sih, kulit wajah yang tidak tertutup hijab jadi lebih gelap, jadi bikin belang. Teknologi ini adalah solusi untuk kulit belang, plus segar dan sehat, waduh mana tahaaan :”

Safi Age Defy

Varian yang terakhir untuk wanita dewasa, umur 30 tahun ke atas. Di usia ini masalah kulit wanita adalah munculnya flek-flek hitam pada wajah serta garis kerutan. Kategori produk ini mengandung Ekstrak emas 24 K dan protein sutra. Waduuh, emas jadi cincin aja cantik, gimana kalau ekstraknya dipakai untuk merawat wajah? Bahan ini terkenal sejah jaman dahulu dipakai oleh bangsawan untuk memelihara keremajaan dan kecantikan kulit. Perawatan ini sering dipakai oleh Cleopatra. Sementara protein sutera mengandung 18 jenis Amino Acid yang membantu membentuk lapisan perlindungan kulit, memelihara kelembaban dan kehalusan kulit supaya kulit jadi lembut selembut sutera. Safi Age Defy ini telah diujikan ke 50 orang wanita, dan hasilnya wajah mereka menjadi lebih lembab dan kencang. Awet muda ada di tanganmu:)

Step Skincare Safi White Expert :
Bagian paling seru dari acara ini adalah kita diberi kesempatan untuk mencoba rangkaian produk Safi White Expert serta Age Defy Gold Water (serum bertabur emas itu). 

Step 1 : Safi White Expert Purifying Makeup Remove
Langkah pertama melakukan pembersihan dari sisa-sisa makeup dengan Safi Purifying makeup remover ini. Aku langsung jatuh cinta pada ulasan pertama karena make up ini berhasil mengangkat makeup waterproof sekali usap. Aku coba di eye liner waterproof-ku dan langsung terangkat semua. Dalam produk ini terkandung micelles dan molekul minyak pembersih membentuk butiran mikro dengan air bekerja seperti magnet yang akan mengangkat bekas makeup dan kotoran di kulit wajah. Setelahnya, kulitku terasa lebih lembab.

Step 2 : Safi White Expert 2in1 Cleanser & Toner

Ini salah satu produk yang lagi ngehits dan kalau mau beli selalu kehabisan. Menurutku ini adalah sebuah inovasi yang cerdas, dimana cleanser dan toner ada dalam satu produk. Jadi setelah membersihkan wajah, pH wajah kita akan kembali normal kembali, keren kaan. 2in1 Clenasing & Toner ini mengandung Ekstrak Habbatus Sauda dan Teknologi OxyWhite.  Terdapat vitamin E juga sebagai antioksidan untuk membantu melindungi kulit dari paparan radikal bebas.
Aku suka banget cleanser ini karena memang tidak berbusa, ini cocok banget di kulitku yang kering. Saat cuci muka ada sensasi menthol yang bikin kulit jadi seger, semakin diusap wajahnya semakin seger wajahnya. Setelah cuci muka, wajah gak kerasa ketarik, malah jadi lembab banget. Kelembaban ini adalah hasil dari kerja minyak bunga matahari, yang juga bikin aromanya menenangkan.

Step 3 : Safi White Expert Deep Exfoliator
Untuk mengangkat sisa kulit mati atau sisa makeup perlu dilakukan exfoliate sekitar 2 kali/ minggu. Produk Exfoliator dari Safi diciptakan dengan pH yang seimbang sehingga cocok untuk semua jenis kulit. Selain itu scrubnya yang tidak terlalu besar membuatnya mudah membersihkan kotoran pada pori-pori.

Step 4 : Safi White Expert Ultimate Essence
Setelah kulit dibersihan dari kotoran, ia perlu diberi nutrisi. Ultimate Essence ini adalah serum yang dapat mencerahkan kulit, menghindrasi dan melembutkan kulit, meratakan warna kulit serta membuat wajah semakin berseri. Serum ini penting digunakan sebagai vitamin untuk memperkaya nutrisi pada kulit.

Step 5 : Safi Age Defy Gold Water

Step ke-5, aku mencoba Gold Water. Produk ini beguna untuk memelihara struktur kulit, merawat tidak hanya bagian luar tapi juga bagian dalam kulit sehingga dapat merawat keremajaan kulit dengan optimal. Produk ini diperkaya dnegan BIO HYALURONIC yang mempertahankan dan memelihara kelembaban sepanjang hari, agar kulit halus lembut dan memperseiapkan kulit untuk produk perawatan sleanjutnya.

Step 6 : Safi White Expert Illuminating Day Cream SPF 15 PA+++
Untuk beraktivitas di luar ruangan kulit perlu dilindungi. Day Cream ini mengandung SPF 15 PA+++, Ekstrak Habbatus sauda dan Oxywhite. SPF 15 dapat melindungi wajah dari UVB, sementara PA+++ digunakan untuk melindungi kulit wajah dari sinar UV A yang dapat menembus kaca. Selain melindungi, krim siang ini lembut dan mudah diserap sehingga efektif untuk mencerahkan dan menghaluskan kulit.

Step 7 : Safi White Expert CC Cream 

Yang teakhir adalah penggunaan CC Cream. Safi White Expert CC Cream ini menarik karena warnanya yang translucent atau transparan. Dia bisa meratakan warna kulit wajah tapi warnanya tetep natural, tidak bikin wajah keabuan. Ini solusi banget buatku yang gak suka pake bedak tebel, dan belum nemu CC Cream yang warnanya pas, karena seringnya bikin wajah malah terlalu putih atau keabuan.

Setelah mencoba produknya satu-persatu, ada games kelompok. Kami berembuk mendiskusikan solusi berbagai permasalahan kulit. Selain itu, acara ini juga menyediakan booth skincheck. Kulitmu akan diperiksa kondisinya, supaya bisa dirawat sesuai kebutuhan.

Ini hasil skincheck kulitku. Lagi agak berminyak kemarin.
Foto bersama Blogger JA

Review khusus Safi White Expert yang lebih detail akan aku buat di postingan lain ya :)
Jadi kamu udah coba produk Safi yang mana?
Share di comment yaa:)

Minggu, 02 September 2018

SELISIK 2018 : Mempersiapkan SDM Menuju Revolusi Industri ke-4 di Indonesia


Tindak lanjut dari diskusi publik terkait penyiapan SDM dalam menghadapai revolusi Industri 4.0, Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STTBandung) menyelenggarakan Seminar Nasional Telekomunikasi dan Informatika (SELISIK) 2018. Seminar ini dilaksanakan di Hotel Harrris Festival Citylink Bandung (01/09/2019).


Tari Rampak Kendang, Mahasiswa STTB
Acara dibuka dengan berkumandangnya lagu Indoensia Raya yang dinyanyikan oleh seluruh peserta dilanjutkan dengan penampilan seni rampak kendang dan permainan angklung oleh mahasiswa STTBandung. Kemudian ada sambutan dari ketua panitia SELISIK 201,8 Ibu Haraya Gusdevi S.Kom, M.Kom., sambutan dari ketua STTBandung, serta sambutan dari wakil ketua APTIKOM. Pak Muchammad Nasheer, S.Kom, M.T. sebagai ketua STTBandung menyatakan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam penyiapan SDM. Salah satunya adalah dengan diadakannya seminar nasional yang didalamnya merupakan sarana publikasi bagi dosen dan mahasiswa, serta akan terjadi diskusi ilmiah dan memunculkan beragam solusi dalam menyelesaikan masalah terkait SDM. Dalam sambutannya, Wakil ketua APTIKOM Jabar, Yusuf Arifin, S.Si., M.M. menyebutkan terdapat empat skill yang diperlukan dalam menghadapi revolusi industri 4.0 yaitu critical thingking, kreativitas, komunikasi, serta kolaborasi.

Kemudian dilakukan penandatanganan kerjasama antara berbagai pihak terlibat. STTBandung, APTIKOM (Asosiasi Perguruan Tinggi Komputer), IndoCEISS (Indonesian Computer Elctronic and Instrumentation Support Sosiety), Perkumpulan pimpinan perguruan tinggi yang tergabung dalam NERIS, Kementrian Pariwisata serta didukung oleh berbagai perguruan tinggi kompter di Indonesia seperti STIKOM Bali, STMIK AMIKOM Purwakarta, AMIKOM Cipta Darma Surakarta, STMIK Atma Luhur Pangkal Pinang, STIKOM Banyuwangi, STMIK Bumigora Mataram-NTB, STMIK PalComTech, Politeknik PalComTech, dan MIKROSKIL.

SELISIK merupakan event yang telah berlangsung sekitar 5 bulan. Waktu tersebut merupakan waktu pengumpulan paper dengan total 100 paper, kemudian terpilih 12 paper yang akan diterbitkan dalam jurnal dari beberapa universitas yang bekerja sama. Jurnal ini menekankan tentang hal-hal apa saja yang dapat dilakukan dalam rangka menyiapkan SDM menghadapi revolusi Industri 4.0.

Selain, menghasilkan output berupa jurnal, SELISIK 2018 juga mengadakan lomba berskala nasional bagi mahasiswa dalam 3 kategori, yaitu Games, Animasi serta Aplikasi. Dalam seminar kali ini, para pemenang diundang ke atas panggung untuk kemudian diberi hadiah. Berikut adalah nama-nama perguruan tinggi pemenang lomba :

Para pemenang lomba games
Games
Juara 1 : Bocah Playon (STMIK AMIKOM PURWOKERTO)
Juara 2: Trash Picking (STTBandung)
Juara 3: The Great of Damdaman (Universitas Pasundan)


Animasi
Juara 1 : Indonesia Revolution Waves ( Universitas Pendidikan Indonesia)
Juara 2 : Siap Bersaing di Industri 4.0 ( STMIK Bina Insani)
Juara 3 : Industrial Animation 4.0 (Sekolah Tinggi Ilmu Komputer PGRI Banyuwang)


Aplikasi
Juara 1 : Massa.In (STMIK AMIKOM Purwakarta)
Juara 2 : A-Bank (Universitas Buana Perjuangan Karawang)
Juara 3 : CariKursus (STMIK Bina Insani)

Semoga karyanya bisa disebarluaskan, para pemenang bisa terus berkarya sehingga dapat memotivasi anak muda lain ya :)

Bapak Ir. Priyantono Rudito, M.Bus, P.hD., Direktur Eksekutif Co-Branding Wonerful Indonesia Kementrian Pariwisata

Acara seminar dimulai pada pukul 11.00 wib. Keynote speaker yang pertama merupakan Bapak Ir. Priyantono Rudito, M.Bus, P.hD., Direktur Eksekutif Co-Branding Wonerful Indonesia Kementrian Pariwisata, yang telah 20 tahun lebih malang meiltang di dunia telekomunikasi (Telkom). Pemaparannya yang berjudul Digital Mastery mengandung 3C yang menjadi landasan dalam penyiapan SDM menuju Industri 4.0 yaitu Context, Conceps dan Content. Digital mastery ini dapat diterapkan di segala bidang mulai dari ekonomi, politik sampai bidang pertanian. Seperti yang dapat kita rasakan sehari-hari dengan adanya layanan dari GO-JEK, pemesanan tiket di Traveloka, atau tiket.com serta aplikasi di bidang lain.

Menurut Beliau, terdapat dua poin penting dalam persiapan yang harus dilakukan, yaitu digital lead atau penyiapan SDM serta digital capability penyiapan alat dan infrastruktur pendukung terlaksananya Industri 4.0. Pak Priyantono menyebutkan dalam penyiapan SDM yang berkualitas diperlukan adanya kolaborasi dari generasi yang berbeda. Generasi muda atau millenials punya beragam ide yang segar serta keberanian yang tinggi dalam mencoba hal baru. Sementara generasi tua atau bloomers memiliki power berupa jabatan dalam suatu institusi serta pengalaman dalam bidang yang digelutinya. Ia menyatakan dalam industri apapun, penting untuk mengedepankan semangat rahmatan lil 'alamin. Maksudnya dalam segala usaha yang kita buat, peting sekali untuk memperhatikan kebermanfaatannya bagi masyarakat, bukan hanya profit bagi pelaku usaha saja. Hal ini akan membuat apa yang kita lakukan lebih bermakna dan lebih maju, seperti Facebook, Google, Apple dan Gojek yangbermula dari niat-niat baik untuk mempermudah urusan orang lain.

Prof. Dr. M. Suyanto, M.M., Rektor STMIK AMIKOM Yogyakarta

Pemateri yang kedua merupakan Prof. Dr. M. Suyanto, M.M., Rektor STMIK AMIKOM Yogyakarta. Ternyata, beliau merupakan penulis naskah salah satu film animasi yang mendapat penghargaan di tingkat Internasional, Battle of Surabaya. Keren kaan ?:)
 
Sumber : kaorinusantara.or.id
Saya excited banget saat melihat trailernya, yang sebelumnya sudah pernah saya lihat tapi belum pernah nonton film fullnya. Animasinya halus, mengalahkan anime-nya Jepang. Karya anak bangsa yang sangat membanggakan.

Di kampusnya, STMIK AMIKOM, Pak Suyanto punya berbagai cara yang menurut saya unik. Mahasiswa semester satu mendapat mata kuliah Fotografi langsung dari beliau. Untuk mendapat nilai A, mereka harus mengumpulkan dollar, dari hasil foto yang mereka upload di marketplace fotografi. Hal ini tentu menumbuhkan jiwa enterpreuneur pada mahasiswa yang baru memulai perkuliahan. Selain itu, kampusnya juga memiliki prodi-prodi yang spesifik seperti prodi SIG (Sistem Informasi Geografi), prodi Animasi, prodi Security Digital dan banyak lagi.

Hal yang saya pelajari dari beliau adalah, mau mencoba hal-hal baru yang bukan di bidangnya, mendobrak kemampuan diri sampai batas tertinggi. Beliau yang merupakaan lulusan fisika murni UGM, akhirnya belajar manajemen dan menjadi penulis naskah film, bahkan mendapat penghargaan penulis naskah terbaik di Kanada.’Kita mau jadi apa saja bisa dipoles” begitu katanya. Itu pula yang diterapkannya kepada mahasiswa. Selain itu, sangat penting untuk terus berinovasi dan kreatif, menghasilkan produk yang bermanfaat dan memiliki value (nilai jual). Seperti menurutnya, animasi merupakan bidang yang begitu prospektif karena secara nilai keuntungan dapat melebihi harga pesawat. Kemampuan networking juga diperlukan untuk maju, karena dengan menjadikan orang-orang yang berpengaruh sebagai sahabat, akan mempermudah jalan kita untuk terus berkembang. Acara ditutup dengan pemutaran trailer film animasi yang sednag beliau garap berjudul, Ajisaka. Gak sabar pingin nonton :)

Foto bersama dengan Pemateri

Foto bersama Blogger dengan Ketua STTBandung dan Pak Suyanto

Skincare Halal, Natural, Teruji : Review Safi White Expert

Assalamualaikum Cantiik.. Kamu wanita aktif yang punya segudang aktivitas? Bagaimana dengan kulitmu? Tentu ingin bebas kusam teta...